Manfaat dan Risiko Trading Forex Menggunakan Bitcoin

Pasar forex merupakan pasar terbesar dan paling likuid di dunia. Pasar ini benar-benar menjadi pasar mata uang global, yang buka selama 24 jam sehari, tujuh hari seminggu, di mana saja. Meskipun forex sudah cukup dinamis, cryptocurrency seperti bitcoin menambahkan dimensi baru yang menarik ke dalam dunia trading mata uang. Dalam beberapa tahun terakhir, ada banyak broker forex yang mulai menerima bitcoin untuk trading mata uang, dengan beberapa diantaranya yang juga menerima berbagai mata uang digital lainnya.

Apakah Anda harus terjun dan mulai menggunakan bitcoin dari hasil penambangan di pasar forex? Cari tahu dulu risiko dan manfaatnya.

Poin Penting

  • Pasar forex didedikasikan untuk trading mata uang dunia.
  • Ada banyak broker forex yang sekarang menerima bitcoin dan cryptocurrency lainnya.
  • Trading Bitcoin memiliki kelebihan dari sisi anonimitas dan sistem penilaian yang terdesentralisasi yang diwakili oleh mata uang tersebut.
  • Bitcoin menambahkan lapisan risiko baru pada trading forex, yang diperburuk oleh volatilitas cryptocurrency yang ekstrem.

Trading Forex Standar

Sebelum Anda mempertimbangkan apakah Anda akan memperdagangkan forex menggunakan bitcoin atau tidak, Anda sebaiknya memahami cara kerja dari trading forex konvensional.

Trading forex adalah pertukaran satu mata uang dengan mata uang lainnya dengan kurs yang ada saat ini. Tidak seperti turis yang menukar mata uang asal mereka dengan uang lokal untuk berbelanja, trader forex mencoba menghasilkan uang dari fluktuasi yang terus-menerus pada nilai riil suatu mata uang terhadap mata uang lainnya.

Trading ‘Pasangan'

Misalnya Anda adalah seorang trader Amerika yang bertaruh bahwa pound Inggris akan kehilangan nilainya terhadap dolar AS. Hal ini disebut trading pada pasangan mata uang pound Inggris/dollar AS (GBP/USD).

Anda mendepositkan 100 USDkepada suatu broker forex. Dengan asumsi kurs 1 USD= £0,5, Anda akan mendapatkan £50 untuk 100 USD Anda. Jika kurs GBP/USD berubah menjadi 0,45, Anda menutup posisi pada 50/0,45 = 111,11 USD. Artinya, Anda akan mendapatkan profit 11,11% dari deposit awal 100 USD.

Sebagian besar trading forex dilakukan dengan cara yang terdesentralisasi melalui pasar over-the-counter. Namun, fakta bahwa pasar forex terdesentralisasi dan bitcoin yang juga dianggap sebagai mata uang digital terdesentralisasi, tidak mengartikan bahwa keduanya setara.

Dampak Desentralisasi

Perbedaan utamanya adalah, meskipun forex exchanges mungkin terdesentralisasi, mata uangnya didukung oleh bank sentral di negara-negara yang menerbitkannya. Tugas dari bank-bank itu adalah menstabilkan nilai mata uang dan menjaganya tetap stabil.

Bitcoin dan sebagian besar mata uang kripto lainnya tidak memiliki dukungan itu.

Trading Forex Menggunakan Bitcoin

Sekarang perhatikanlah sebuah contoh dari trading forex yang menggunakan bitcoin. Pertama, Anda membuka akun trading forex dengan broker yang menerima bitcoin. Broker-broker ini diantaranya AvaTrade1, eToro, dan LiteForex.2

Kemudian Anda mentransfer 2 bitcoin dari dompet digital Anda ke dompet digital broker forex.

Penting: Jika Anda ingin melakukan trading menggunakan bitcoin, gunakan broker forex yang diregulasi secara lokal. Dan hindari penggunaan leverage hingga Anda memahami apa yang Anda lakukan.

Dengan asumsi bahwa kurs bitcoin terhadap dolar AS saat ini adalah 1 bitcoin = 30.000 USD, deposit dari 2 bitcoin Anda bernilai 60.000 USD. Sekarang, Anda misalnya ingin mengambil posisi pada poundsterling Inggris. Jika nilai tukarnya adalah £0,5 = 1 USD, Anda akan menerima £30.000. Setelah beberapa waktu, nilai GBP/USD berubah menjadi 0,45, dan Anda mengambil posisi untuk mendapatkan 6.666 USD di akun trading Anda. Anda telah menghasilkan laba bersih 11,11% dan Anda siap untuk menariknya.

Efek Bitcoin

Namun, anggaplah bahwa kurs bitcoin terhadao dolar AS telah berubah selama periode ini menjadi 1 bitcoin = 35.000 USD. Saat Anda menarik uang dalam bitcoin, Anda akan menerima (166.666 USD/35.000 USD) = 1.90474 bitcoin.

19.186 USD – 29.089 USD Kisaran nilai bitcoin selama setahun yang berakhir pada bulan Dec 2020

Terlepas dari kenyataan bahwa taruhan Anda pada pound Inggris memberikan profit 11,11% (dari 60.000 USD menjadi 66.666 USD), fluktuasi nilai bitcoin ke dolar AS mengartikan bahwa Anda mengalami kerugian sebanyak 0,09526 bitcoin atau sekitar -4,763%. (Deposit awal 2 bitcoin – 1,961 bitcoin = 0,09526 bitcoin).

Namun, jika kurs bitcoin terhadap dolar AS berubah menjadi 1 bitcoin = 29.000 USD, Anda akan mendapatkan profit dari trading forex dan pertukaran bitcoin. Anda akan menerima (66.666 USD/29.000 USD) = 2,988 bitcoin, profit 14,94%.

Peningkatan Ketidakpastian

Contoh hipotetis ini menggambarkan alasan besar untuk berhati-hati saat menggunakan mata uang digital untuk trading forex. Bahkan cryptocurrency yang paling populer dan banyak digunakan sekalipun, bitcoin, sangat tidak stabil bila dibandingkan dengan kebanyakan mata uang tradisional.

Di akhir tahun pada tanggal 30 Dec 2020, nilai bitcoin berkisar mulai dari 19.186 USD hingga 29.089 USD.

Ketidakpastian ini mengartikan bahwa risiko yang terkait dengan trading forex yang menggunakan bitcoin menjadi jauh lebih besar.

Di luar fluktuasi kurs yang memengaruhi untung dan rugi, ada manfaat dan risiko lain yang harus dipertimbangkan sebelum Anda memperdagangkan forex dengan bitcoin.

Kelebihan Trading Forex Dengan Bitcoin

  • Valuasi yang Terdesentralisasi: Kelebihan utama dari trading forex menggunakan bitcoin adalah bahwa bitcoin tidak terikat dengan bank sentral. Mata uang digital terbebas dari pengaruh geopolitik pusat dan masalah ekonomi makro seperti inflasi atau suku bunga suatu negara.
  • Leverage yang Tinggi: Ada banyak broker forex yang menawarkan leverage untuk trading bitcoin. Trader berpengalaman dapat menggunakannya untuk keuntungan mereka. Namun, margin yang tinggi ini juga harus didekati dengan sangat hati-hati karena memperbesar potensi kerugian.
  • Jumlah Deposit yang Rendah: Trader dapat memulai hanya dengan 25 USD pada beberapa perusahaan trading bitcoin forex. Beberapa perusahaan trading forex bahkan menawarkan promosi seperti jumlah deposit yang sesuai. Trader harus memeriksa apakah broker tersebut sah dan diregulasi dengan benar.
  • Biaya Trading yang Rendah: Sebagian besar broker forex yang menerima cryptocurrency menjaga biaya broker mereka sangat rendah untuk menarik klien baru.
  • Keamanan: Anda tidak perlu memberikan rekening bank atau detail dari kartu kredit Anda untuk melakukan transaksi bitcoin. Hal ini menjadi keuntungan besar dalam hal biaya dan keamanan finansial.
  • Tanpa Batasan Global: Transaksi Bitcoin tidak memiliki batasan global. Trader yang berbasis di Afrika Selatan dapat memperdagangkan forex melalui broker yang berbasis di Inggris Raya. Tantangan dari sisi regulasi mungkin akan tetap menjadi perhatian, tetapi jika trader dan broker bersedia untuk bertransaksi, maka tidak ada batasan geografis. Risiko Trading Forex dengan Bitcoin
  • Kurs yang Berbeda: Bitcoin diperdagangkan di berbagai bursa dan kursnya bervariasi. Trader harus memastikan bahwa mereka memahami kurs bitcoin mana yang akan digunakan oleh suatu broker forex.
  • Risiko Kurs Dolar AS: Saat menerima deposit bitcoin dari klien, hampir semua broker akan langsung menjual bitcoin dan menahan jumlahnya dalam dolar AS. Bahkan jika seorang trader tidak langsung mengambil posisi trading forex setelah melakukan deposit, dia masih terpapar risiko dari kurs bitcoin-dollar AS dari deposit hingga penarikan.
  • Bahaya Volatilitas: Secara historis, harga bitcoin menunjukkan volatilitas yang tinggi. Dengan tidak adanya regulasi, volatilitas dapat digunakan oleh broker yang tidak beregulasi untuk keuntungan mereka sendiri dan kerugian trader. Misalnya, nilai bitcoin intraday berfluktuasi dari 5.000 USD menjadi 5.300 USD dolar AS per bitcoin. Untuk deposit 2 bitcoin, broker yang tidak beregulasi dapat menerapkan tarif terendah untuk mengkredit trader 10.000 USD (2 bitcoin * 5.000 USD = 10.000 USD). Namun, setelah trader akan melakukan penarikan, broker ini dapat menggunakan nilai tukar terendah. Bukannya 2 bitcoin asli yang didepositkan, trader malah menerima 1,88679 bitcoin (10.000 USD/5.300 USD = 1,88679 bitcoin). Broker yang tidak beregulasi dapat menukar bitcoin dan dolar dengan, katakanlah, 5.150 USD, dan mengantongi selisihnya dengan mengorbankan klien mereka.
  • Risiko Keamanan yang melekat pada Bitcoin: Bitcoin yang didepositkan rentan terhadap pencurian dengan cara peretasan, bahkan dari dompet digital broker sekalipun. Untuk mengurangi risiko ini, carilah broker yang memiliki asuransi perlindungan terhadap pencurian.
  • Risiko Leverage: Penggunaan leverage akan berisiko bagi trader baru yang mungkin tidak memahami dampaknya. Risiko ini tidak hanya terjadi pada trading mata uang kripto dan berdampak juga pada transaksi forex tradisional.
  • Pencampuran Kelas Aset: Cryptocurrency adalah kelas aset yang berbeda dan memiliki mekanisme valuasinya sendiri. Trading forex dengan bitcoin pada dasarnya memperkenalkan mata uang perantara baru yang dapat memengaruhi untung dan rugi dengan cara yang tidak terduga. Uang apa pun yang tidak dikunci dalam mata uang dasar trader menjadi sebuah risiko.

Kesimpulan

Meskipun cryptocurrency seperti bitcoin menjadi semakin populer, masih ada banyak risiko yang terkait dengan mata uang ini. Dalam trading forex, berurusan dengan mata uang terdesentralisasi yang menawarkan transaksi global tanpa biaya menjadi sebuah keuntungan. Tetapi pertukaran ini pada dasarnya adalah menambahkan mata uang ketiga ke dalam suatu pasangan trading.

Trader yang ingin mengambil risiko ini hanya boleh menggunakan broker forex yang diregulasi secara lokal.

Ketentuan Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.